Ubaid Yakub Resmikan Kantor Unit Siaga SAR (USS) Dibawah Kantor Pencairan dan Pertolongan (KKP) Kelas B Ternate.

Mgn-news.com, Haltim—Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, meresmikan Kantor Unit Siaga SAR (USS) di bawah naungan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kelas B Ternate, Kabupaten Halmahera Timur, bertempat di Jalan Mess 6, Desa Soagimalaha, Senin (29/12/2025).

Peresmian tersebut menjadi langkah strategis Kolaborasi Pemerintah daerah dan Basarnas  dalam mempercepat pelayanan evakuasi dan pertolongan pertama pada kecelakaan maupun bencana alam di wilayah Halmahera Timur.

Agenda peresmian dihadiri Asisten I Setda Haltim beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate Iwan Ramadhani, SE., MM, Kapolres Halmahera Timur AKBP B Kusuma Ardiansyah  SIK,Brigif 28/Banau Rifola,  Komandan Pos (Danpos) Angkatan Laut beserta Perwakilan kantor Badan Pertanahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ubaid Yakub mengatakan bahwa kehadiran Unit Siaga SAR bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Halmahera Timur.

Hal ini didasari oleh fakta bahwa Haltim memiliki luas wilayah laut mencapai 7.000 km² dan daratan 6.000 km², serta berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik dan Negara tetangga, Palau.

“Halmahera Timur memiliki topografi yang sangat menantang dengan jumlah sungai terbanyak di Pulau Halmahera. Kita juga berhadapan langsung dengan laut lepas samudera. Mengingat beberapa kejadian orang hilang yang pernah terjadi, keberadaan kantor SAR ini adalah jawaban atas kebutuhan mendasar keselamatan warga kami,” tegas Bupati Ubaid.

Ubaid juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Basarnas atas pembukaan unit siaga ini. Ia juga menaruh harapan besar agar kedepannya status unit ini dapat ditingkatkan.

“Kami sangat berterima kasih. ke depan, mengingat luasnya wilayah dan besarnya risiko, Kantor Unit Siaga SAR di Haltim ini bisa naik level atau naik grade statusnya agar jangkauan pelayanan dan fasilitasnya semakin maksimal,”katanya.

Menurutnya, kehadiran kantor ini diharapkan mampu memangkas waktu respons (response time) saat terjadi situasi yang membahayakan nyawa manusia.

“Dengan adanya Kantor Unit Siaga SAR ini, kita berharap pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi dengan baik bersama seluruh instansi terkait,” tandas Bupati.

Terpisah dari itu, Kepala Kantor Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate menyampaikan Pembentukan Unit Siaga SAR Halmahera Timur dianggap merupakan bagian dari komitmen Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam menghadirkan layanan SAR yang cepat, tepat, dan profesional, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan potensi risiko bencana yang tinggi.

“Kabupaten Halmahera Timur memiliki karakteristik wilayah kepulauan, garis pantai yang panjang, wilayah perairan yang luas, serta kondisi cuaca dan alam yang dinamis. Situasi ini menuntut kehadiran unsur SAR yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga waktu tanggap terhadap kondisi darurat dapat diminimalkan dan peluang keselamatan korban dapat ditingkatkan” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Unit Siaga SAR ini bukan sekadar penambahan struktur organisasi, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kemanusiaan di wilayah Maluku Utara.

“Dengan keberadaan Unit Siaga SAR ini, kami berharap pelayanan SAR dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini memerlukan waktu tempuh cukup panjang dari Kantor SAR Ternate” Tambahnya.

Diketahui, Unit Siaga SAR Halmahera Timur memiliki peran penting, antara lain:

1. Meningkatkan kecepatan respon terhadap kejadian kecelakaan, bencana alam, dan kondisi membahayakan jiwa manusia

2. Memperkuat koordinasi lapangan dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBD, dan potensi SAR lainnya

3.Mendukung kesiapsiagaan masyarakat, melalui edukasi dan pembinaan potensi SAR di tingkat lokal

4. Menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan.