Mgn-news.com, Haltim—PT Karya Arindo (PT NKA) Halmahera Timur menggelar pertemuan media gathering sebagai upaya memperkuat kolaborasi dan keterbukaan informasi publik.
Kegiatan berlangsung di Resto S&N, Desa Buli, Kecamatan Maba, Rabu (31/12/2025).
Pada kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Rickfat, Plt. Chief Manager (CM) PT NKA Aldhi Adihta, CSR–ER Assistant Manager Hanafi Wahab, serta sejumlah karyawan PT NKA.
Dalam sambutan Sekda Haltim Ricky Chairul Rickfat, Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum positif untuk menjaga sinergi antara perusahaan dan media.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah konkret dalam menjawab berbagai pertanyaan publik terkait jejak dan capaian perusahaan selama beroperasi.
“Melalui rekan-rekan media, semua pemberitaan bisa sampai ke masyarakat dan pemerintah. Apalagi perusahaan, selalu meninggalkan jejak terutama soal lingkungan dan itu tidak bisa dipungkiri,” ujarnya.
Ricky juga menekankan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal, khususnya bagi perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan.
Ia juga meminta PT NKA memprioritaskan masyarakat setempat sebelum merekrut tenaga dari luar daerah.
“Kami Pemda sangat mengapresiasi jika tenaga lokal diprioritaskan, terutama perusahaan pertambangan. Kalau memang yang dibutuhkan tidak ada, barulah merekrut dari luar,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, CSR–ER Assistant Manager PT NKA Hanafi Wahab menyatakan perusahaan berkomitmen memberdayakan masyarakat lokal dengan komposisi 80 persen untuk wilayah ring satu dan 20 persen untuk ring dua.
Menurut Hanafi, kebijakan tersebut menjadi komitmen jangka panjang PT NKA dalam mendorong dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Sementara itu, Plt. CM PT NKA Aldhi Adihta menegaskan pentingnya hubungan yang harmonis dan sinergis dengan media, karena media dapat berperan strategis dalam menyampaikan capaian dan kinerja perusahaan secara objektif dan berimbang kepada publik.
“Tentu segala kekurangan yang masih terjadi tetap kami terbuka untuk semua pihak, selama kritik yang disampaikan bersifat membangun,” Tutup Aldhi.







