Foto Bersama Pemprov Malut dan Deputi Pemuda Kemenpora

Mgn-news.com, Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyelenggarakan kegiatan bertajuk, Kuliah Pelatihan Kewirausahaan Pemuda, di Aula Penginapan Cendrawasih Sofifi, Sabtu, (8/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan ratusan Mahasiswa dari Universitas Bumi Hijrah (Unibra) Sofifi, Kota Tidore Kepulauan yang menerima paparan materi terkait peran pemudah dan peluang usaha.

Deputi Pelayanan Pemuda Dr. Yohan, M. Si dalam kesempatan wawancara menjelaskan, agenda pembukaan pelatihan kewirausahaan pemuda merupakan kegiatan yang bersifat kolaborasi antara Kemenpora dan Pemprov Malut

“Kolaborasi ini diperlukan untuk menjaga peran pemuda, karena isu kepemudaan adalah isu lintas sektor, sehingga tidak mungkin ditangani oleh satu instansi saja seperti Kementrian Pemuda dan Olahraga, demikian juga di daerah, diperlukan berkolaborasi Dinas Pemuda dan Olahraga dengan OPD terkait” Jelas Yohan.

Yohan mengungkapkan jika kondisi perekonomian negara hari menjadi perhatian serius dan membutuhkan peran dari semua kalangan bukan hanya pemerintah sebagai pengambil kebijakan.

Ia berharap, melalui kegiatan ini mampu menjadi perangsang menumbuhkan minat pemuda agar siap menjadi pelaku usaha agar mampu menyediakan lapangan pekerjaan.

“Harapannya para pemuda itu tidak harus lagi cari pekerjaan tetapi harus mengambil bagian untuk menjadi pelaku pembuka lapangan pekerjaan” tutur Yohan.

Ketika ditanya program apa-apa saja yang sudah dijalankan oleh Kemenpora, Yohan mengatakan, selain program pelatihan kewirausahaan di sektor pemuda, ada juga program pertukaran pemuda antara Provinsi yang kini sudah terlaksana dan berjalan dengan baik.

“Selain meningkatkan kewirausahaan pemuda, ada juga program kami di kemenpora itu namanya pertukaran pemuda antara provinsi, yang saat ini baru dia pemuda-pemudi baru dikirim dari setiap Provinsi dalam rangka menciptakan akselerasi dimana pertukaran pikiran dan tindakan nyata melalui aksis sosial dilakukan oleh mereka” kata Yohan.

Yohan menambahkan, kedepannya, Kemenpora memfokuskan dua program, yakni pembegmbangan karakter pemuda, dan bela negara. Pengembangan karakter ini nantinya masing-masing Provinsi se-Indonesia mewakili empat pemuda terbaik dalam rangka mengikuti pertukaran pemuda antar negara untuk menyerap pengetahuan baru serta mengambil pengalaman dari sana.

Ditargetkan ada delapan Negara nantinya yang bakal diusulkan oleh Kemenpora, Yaitu Inggris, Jepang, Australia, singapura, Arab saudi, Canada, Cina, dan Amerika.

“Jadi setelah karakternya dibentuk lewat pertukaran pemuda antar Provinsi, bagi mereka yang lolos seleksi bakal kami kirim mengikuti pertukaran pemuda antar negara. Sehingga pemuda Indonesia membela negaranya bukan lagi dengan senjata, tapi dengan ide, gagasan, serta kemampuan yang dapat diberikan pada forum internasional” tandas Yohan.