Abubakar Abdullah, dalam memberi sambutan.
Mgn-news.com, Ternate – Menjemput tutup tahun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar acara malam apresiasi akhir Tahun pada Minggu, 28 Desember 2025, sebagai bagian dari bentuk pertanggungjawaban publik Dikbud Malut selama mensukseskan kegiatan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe.
Kadikbud Malut, Abubakar Abdullah, menjelaskan jika malam apresiasi dirancang sebagai malam penghormatan Dikbud Malut kepada Insan Pendidik, sekaligus bagian dari pertanggungjawaban kinerja kepada Masyarakat Malut selama Tahun 2025 berjalan, banyak hal yang sudah terlaksana namun terkait inovasi program dalam mendukung pendidikan yang berdaya saing tetap menjadi buah pikir baru untuk Tahun 2026 nanti.
“Acara ini digelar sebagai bagian dari penghargaan dan penghormatan kami kepada insan pendidik, karena telah mendedikasikan diri untuk mensukseskan program pembangunan Dikbud Malut di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly dan Pak Wagub” ujar Abubakar.
Pernyataan tersebut menegaskan jika Abubakar yang baru diangkat menjadi Kadis Definitif beberapa bulan lalu melihat pembangunan SDM yang unggul tidak hanya berdiri pada satu institusi, maka langkah kerja sama perlu dibangun dengan se-transparansi mungkin.
“Ini juga merupakan bagian dari pertanggungjawaban publik kami kepada masyarakat bahwa sejauh 2025 inilah yang dapat kami kerjakan dan inilah yang dapat kami lakukan, mulai dari implementasi akses pendidikan, digitalisasi pembelajaran, hingga sarana-prasarana, dan partisipasi kami dalam mensukseskan BKG, MBG dan seterusnya” ungkapnya.
Maka secara normatif, Abubakar mengatakan jika laporan pertanggungjawaban Dikbud akan dilakukan sesuai kaidah-kaidah pemerintahan, melalui laporan pertanggungjawaban akhir tahun, dimana proses pertanggungjawaban ini bakal diaudit oleh BPK.
Abubakar melaporkan dengan sisa waktu dan anggaran yang tersedia program fisik yang sudah dilakukan selama satu tahun ini diantaranya adalah, Dikbud mengintervensi 68 sekolah, yang terdiri dari pembangunan RKB 13 lokasi di 10 kabupaten/kota, kemudian sebanyak 41 ruang kelas dilakukan rehabilitasi, pembangunan aula sebanyak 5 sekolah dan rehab 1 sekolah, kemudian rehab laboratorium 2 sekolah , rehab perpustakaan 3 sekolah.
Selain itu, pembangunan sekolah dilakukan pada 20 titik di 10 kabupaten/kota, pembangunan lapangan 2 sekolah, pembangunan toilet 3 sekolah, pembangunan ruang guru tiga sekolah, rehab ruang guru empat sekolah, rehab ruang praktek SMK 2 sekolah, dan pembangunan rumah dinas guru 3 sekolah.
“Dengan total pagi 53 miliar lebih, itu baru fisiknya saja, ditambah lagi dengan penunjang diantaranya adalah perencanaan dan pengawasan, dan untuk saat ini progres secara keseluruhan sudah hampir mencapai seratus persen, namun ada beberapa titik yang masih di angka tujuh puluh persen” jelasnya.
Untuk menyambut tahun yang akan datang, Dikbud telah memiliki rencana besar dalam rangka mendukung siswa siswi yang berprestasi dengan menyediakan ruang seleksi berkompetitif sebagai skema menjaga semangat dan merawat talenta terbaik Malut, dimana ruang ini upaya Dikbud Malut agar para siswa dapat bersaing pada tingkat daerah hingga ke kanca nasional.
“Secara kalender, kami telah mengalokasikan kegiatan untuk pembinaan, olimpiade science maupun olahraga, secara jenjang baik tingkat provinsi maupun nasional, termasuk juga debat ilmiah menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris” tandasnya.







