Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Saat Foto Bersama Warga Desa Kusuri, Kec. Tobelo Barat, Rabu, (10/12/2025).

Mgn-news.com, Halut – Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda, melakukan aksi nyata dengan kembali mendistribusikan pangan murah pada tiga titik kecamatan yang ada di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Rabu, (10/12/2025).

Bantuan pangan murah ini diserahkan langsung oleh Gubernur Malut kepada warga yang sudah didata oleh Pemerintah Desa (Pemdes) sebagai warga penerima bantuan melalui program gerakan pangan murah yang dijalankan Dinas Pangan (Dispan) Malut.

Tiga desa yang menjadi tempat terselenggaranya pasar murah adalah, Desa Kao Kecamatan Kao, Desa Pediwang Kecamatan Kao Utara, Desa Kusuri Kecamatan Tobelo Barat.

Gubernur Sherly dalam sambutannya menyampaikan jika Pemprov Malut Memiliki kurang lebih 50.000 Paket sembako yang didistribusikan ke sepuluh kabupaten/kota di Malut. Dalam satu paket berisikan, beras, gula, dan minyak goreng.

“Jadi kita Provinsi Maluku Utara itu kurang lebih punya lima puluh ribu paket sembako, lima kilo beras, dua liter minyak, dua kilo gula, kalau harga di Halmahera jika diuangkan satu paket berkisar 180.000 hingga 200.000 kita jual dengan harga 50.000, murah katarada” tanya Sherly itu dibalas sorakan teriak dari warga, murah ibu Gub.

Diketahui, total distribusi pangan murah di Halut kurang lebih 2000 paket, yang dibagi per kecamatan untuk diberikan kepada warga desa. Kecamatan Kao mendapatkan 750 paket, Kecamatan Kao Barat 750 paket, Kecamatan Tobelo Barat 500 paket.

Kepala Dinas Pangan, Dheni Tjan, saat diwawancarai menyampaikan bahwa, dalam setiap tahun baik momentum Natal dan bulan suci Ramadhan sering kali terjadi lonjakan harga pangan, maka dari itu, dengan hadirnya pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemprov Malut setidaknya membawa fleksibilitas untuk membantu masyarakat.

“Memang harga pasar tidak menentu, dan lonjakan harga naik ketika permintaan tinggi apalagi di momentum besar, maka dengan terselenggaranya pangan murah, di akhir tahun ini setidaknya bisa membantu masyarakat kita” ungkap Dheni.

Deni menjelaskan jika, salah satu program unggulan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe adalah, menjaga stabilitas harga rempah Bawang Rica Tomat (Barito) dan sembako. Olehnya itu, dengan hadirnya kegiatan pangan murah merupakan sisi penting kebijakan Pemprov Malut untuk mengendalikan angka inflasi menjelang tahun baru.

“Sesuai dengan program unggulan Gubernur Sherly salah satunya Stabilisasi harga barito dan sembako sebagai upaya mengendalikan inflasi” ujar Dheni Tjan.

Hingga saat ini, upaya Pemprov Malut dibawah kepemimpinan Gubernur Sherly dan Wagub Sarbin berupaya mengendalikan rantai pasokan makanan dengan menyediakan program-program yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat.

Selain penyaluran paket sembako melalui gerakan pangan murah, Gubernur Sherly juga turut hadir menyerahkan 2000 paket sembako melalui program pasar murah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Malut.

Penyerahan 2000 paket sembako itu berlangsung di Desa Lina Ini Kecamatan Tobelo Tengah, sekaligus Gubernur juga turut menyerahkan bantuan nelayan dan meresmikan program mudik bersubsidi.