Mgn-news.com, TERNATE – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jaziratul Mulk Gemusba Kesultanan Ternate Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat malam, 6 Februari 2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dan berlangsung khidmat di lingkungan Kesultanan Ternate.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Maluku Utara menyampaikan bahwa MTQ Jaziratul Mulk Gemusba merupakan pelaksanaan perdana yang menjadi tonggak penting kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kesultanan Ternate.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan kegiatan keagamaan berbasis kearifan lokal.

“Ke depan, MTQ ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh empat kesultanan di Maluku Utara. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jika dikembangkan menjadi MTQ tingkat nasional yang melibatkan seluruh kesultanan di Nusantara,” ujar KH. Sarbin Sehe.

Sementara itu, sambutan mewakili Kesultanan Ternate disampaikan oleh Jogugu Kesultanan Ternate, KH. Muhammad Julkiram, S.Ag., M.Si, kandidat Doktor Studi Islam IAIN Ternate.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ Jaziratul Mulk Gemusba merupakan bagian dari peran historis kesultanan dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai keislaman di Nusantara.

Menurutnya, MTQ ini menjadi proses sublimasi nilai-nilai agama ke dalam adat se-atoran yang terus dirawat dan dilestarikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan prinsip adat matoto agama, di mana adat dan agama saling menguatkan dalam kehidupan masyarakat.

Berdasarkan jadwal, rangkaian lomba MTQ dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Mata lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an yang dipusatkan di Pondopo Kesultanan Ternate. Lomba Fahmil Qur’an atau cerdas cermat diikuti oleh 18 kelompok peserta.

Sesuai pantauan media, teruntuk Hafalan Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, dan Tilawatil Qur’an diperlombakan di mimbar utama.

Para peserta tampak antusias dan penuh semangat mengikuti setiap mata lomba untuk meraih hasil terbaik.

Pelaksanaan MTQ Jaziratul Mulk Gemusba Kesultanan Ternate diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga memperteguh peran kesultanan dalam menjaga harmoni antara adat dan agama di Maluku Utara.