Sofifi – Usut tuntas kasus kematian seorang warga Banemo, Kecamatan Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah Ali Daud, (63) yang disebabkan oleh perbuatan keji Orang Tak Dikenal (OTK) kembali mencuat di permukaan.
Pasalnya, dalam penyelidikan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) hingga saat ini belum membuahkan hasil maksimal meski sudah masuk sebulan lebih atau 37 hari.
Para warga kembali menagih janji harap keadilan segera ditemukan untuk menyelesaikan perkara ini.
Salah satu anak korban, Hairun A Muhammad mengatakan kematian ayahnya merupakan bentuk kejahatan yang perlu diungkap para pelakunya agar tidak menimbulkan ketakutan yang berkepanjangan sesama warga.
“Selama 37 hari, selain dari Polda ada juga dari Mabes Polri yang menurunkan tim khusus untuk mengusut kasus pembunuhan ayah saya, namun sampai detik ini belum ada kejelasan informasi apakah pelaku sudah ditemukan” ungkap Hairun, mempertanyakan kinerja Polri.
Menurutnya, keadilan bukanlah suatu komoditas yang bisa ditawar, oleh karena itu, harapan agar jalan keluar dapat ditemukan satu-satunya hanya dapat ditangani melalui jalur dan proses hukum.
”Kami menagih hak, bukan meminta belas kasihan,sebagai warga negara yang memiliki kek dudukan sama di mata hukum” ujarnya.
Ia bahkan sering kali memposting cuitan berupa kegelisahan dan tuntutan melalui akun Facebooknya, dengan nama Resident Banem’s, berharap agar pemerintah dan pihak keamanan segera membongkar kejahatan dan motif terselubung dibalik nyawa ayahnya yang diambil dengan paksa.
“Saya ingatkan Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH), agar tidak boleh lupa akan janji kemarin bahwa akan mengungkap pelaku kejahatan tanpa pandang bulu sehingga keadilan dapat diwujudkan” pungkasnya.
Selain itu, ia menitip salam kepada Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Arif Budiman, yang baru ditunjuk beberapa hari lalu oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk tidak lupa akan peristiwa hutan Patani.
”Salam buat Pak Kapolda Baru, harap jangan lupa tragedi hutan Patani, peristiwa ini adalah tanggung jawab paling vital ada di tangan Bapa, usut tuntas, diam bukan solusi” tandasnya.







