Foto Bersama, Pegawai Dinas Koperasi Bersama Pelaku UMKM
Sofifi, MBantu Pelaku UMKM, Dinas Koperasi Malut Laksanakan Diklat Desain Prodak dan Tata Kelola Penyusunan Laporan Tahunan Koperasialuku Utara-Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Koperasi dan UMKM kembali memaksakan Diklat Design Kemasan Produk bagi Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan para pelaku usaha serta memberi daya inovasi yang dapat beradaptasi dengan perkembangan saat ini
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Wa Zaharia yang diwakili melalui Hasanudin Robo, selaku Sekretaris Dinas Koperasi Malut, menyampaikan kalau Koperasi adalah salah satu organisasi usaha yang yang berbeda dengan badan-badan usaha lainnya. Yang didalamnya terdapat Anggota dan Pengurus Koperasi.
“Dalam Menjalankan Koperasi Tentunya Pengurus dan anggota harus tahu betul aturan koperasi yang telah diatur dalam undang undang” ujar Hasanudin, Selasa, 12 Juli 2025
Ia kembali mengingatkan kalau dalam menjalankan usaha Koperasi, pengelola maupun pengurus harus memiliki kemampuan manajerial dan memahami laporan keuangan standar akuntansi khusus. Sehingga mampu merealisasikan usaha koperasi tersebut dengan benar. Selain itu ia menekankan agar para pelaku usaha dapat membaca peluang pasar agar objek usaha yang dikembangkan dapat berjalan sesuai target pendapatan dan pengeluaran, untuk itu, pengembangan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pertimbangan penting dalam anggota koperasi
“kemajuan Suatu Usaha baik Koperasi maupun UKM bukan saja ditentukan oleh pemerintah atau lembaga Keuangan yang memberikan pinjaman semata, tetapi lebih dari itu adalah Kemampuan Kreativitas dan mampu membaca peluang pasar. Untuk mewujudkan KUKM yang benar-benar berkualitas tentunya sangat tergantung dari kesiapan SDM dalam mengelola Usaha Koperasi itu sendiri” jelasnya
Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa koperasi merupakan salah satu lembaga keuangan yang mampu bertahan dan terus tumbuh dan berkembang meskipun badai krisis terjadi di indonesia. Menurutnya, dikarenakan koperasi memiliki ketahanan di sektor mikro sebagai basic kekuatannya .
“jadi peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional maupun daerah perlu dipertahankan untuk tetap teguh agar dapat meningkatkan kesejahteraan”tandasnya
Salah Satu Tolak Ukur dalam Penilaian kesehatan kelembagaan dan usaha koperasi baik atau tidak bisa dilihat dari Rapat anggota Tahunan (RAT) . Menurutnya hal yang perlu dilakukan oleh pengurus, pengawas dan anggota yang sifatnya wajib dilaksanakan secara periodik sesudah tutup tahun buku adalah pertanggung jawaban pengurus koperasi selama satu tahun rencana kerja dan rencana anggaran belanja koperasi tahun mendatang, serta Kebijaksanaan pengurus untuk tahun selanjutnya.
“untuk itu RAT koperasi menjadi agenda penting bagi Koperasi dalam membangun koperasi yang sehat berdaya saing dan unggul”serunya
Begitu juga dengan Pelaku Usaha yang mengikuti Diklat desain kemasan Produk. Diklat ini dilakukan sebagai upaya membangun daya saing untuk peningkatan usaha Tidak hanya kualitas dan manfaatnya saja, tapi dilihat dari seberapa kreatifnya desain produk yang dimiliki. Dalam hal bidang pemasaran tentu saja desain produk menjadi sangat penting untuk menarik para calon customer. Desain Produk juga berpengaruh pada pengembangan usaha.
“manfaat dari desain produk sangat berpengaruh pada usaha antara lain dapat memberikan nilai lebih dari produk, mampu memberikan daya saing produk, menjadi faktor penentu kesuksesan usaha,dan juga meningkatkan pendapatan usaha” ucapnya
Ia berharap, kepada para peserta Diklat Penyusunan Laporan Tahunan (RAT) dan Diklat desain kemasan bagi UMKM bisa mengikuti materi yang nantinya akan disampaikan oleh narasumber dengan serius dan baik sehingga nantinya bisa di aplikasikan pada usaha koperasi maupun para pelaku usaha UMKM
“kiranya apa yang kita lakukan pada hari ini memberi manfaat dalam pemberdayaan Koperasi dan UMKM dalam mendukung perbaikan kinerja perekonomian kita” tutupnya







