Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, KH Amar Manaf, menghadiri dan menyaksikan langsung gladi bersih rangkaian kunjungan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada Minggu (5/7/2026) pukul 16.30 WIT atau ba’da salat Ashar di Lapangan Ngaralamo Salero, Kota Ternate.
Gladi bersih tersebut dilakukan sebagai persiapan akhir menjelang pelaksanaan Festival Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) II yang akan dihadiri Menteri Agama RI. Dalam agenda yang sama juga akan dilaksanakan pelantikan Ittihad Persatuan Imam Provinsi Maluku Utara serta pelantikan Badan Penasihatan Perkawinan Provinsi Maluku Utara.
Ketua Panitia Festival GALATAMA, Irwanto Harun, menjelaskan bahwa berdasarkan rundown kegiatan, Menteri Agama RI dijadwalkan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Sultan Babullah Ternate menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 01.15 WIB dan diperkirakan tiba di Ternate pukul 07.15 WIT.
Setibanya di Bandara Sultan Babullah, Menteri Agama akan disambut secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara di ruang VVIP. Selanjutnya, pada pukul 07.30 WIT, Menteri Agama dijadwalkan sarapan pagi di Bela Hotel sebelum bertolak menuju Lapangan Ngaralamo Salero pada pukul 08.00 WIT. Acara pembukaan Festival GALATAMA direncanakan dimulai pada pukul 08.15–08.20 WIT.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, KH Yamin Latief Tjokra, menegaskan bahwa Festival GALATAMA II bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk mendorong kebangkitan madrasah melalui penguatan budaya literasi.
“Melalui gerakan literasi ini kami berharap tumbuh kecintaan peserta didik madrasah terhadap budaya membaca dan menulis. Festival GALATAMA menjadi ruang bagi lahirnya generasi madrasah yang literat, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan penyematan penghargaan dan pencatatan Rekor MURI atas penulisan anafora bertema ekoteologi yang mengusung gagasan Menteri Agama RI, dengan melibatkan ribuan siswa dan siswi madrasah. Kegiatan ini ditargetkan menjadi penulisan anafora terbanyak di Indonesia.
KH Yamin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru madrasah se-Maluku Utara yang telah menggerakkan peserta didik secara masif untuk berpartisipasi dalam Festival GALATAMA II.
Selain penulisan anafora, festival ini juga akan diramaikan dengan berbagai cabang perlombaan, antara lain Tilawatil Qur’an, pidato tiga bahasa, imla, cerdas cermat, serta sejumlah kompetisi akademik dan keagamaan lainnya yang diikuti siswa-siswi madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.
Festival Gerakan Literasi Madrasah II diharapkan menjadi tonggak penguatan budaya literasi sekaligus memperkuat eksistensi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Maluku Utara.







