Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., secara resmi membuka Festival Gerakan Literasi Keagamaan (GALATAMA) II Tingkat Provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Lapangan Ngaralamo, Kota Ternate, Senin (6/7).
Sebelum menyampaikan sambutan pembukaan, Menteri Agama terlebih dahulu mengukuhkan dan melantik Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) serta Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam (IPIM) Provinsi Maluku Utara berdasarkan surat keputusan masing-masing organisasi. Kepengurusan BP4 dan IPIM Provinsi Maluku Utara dipimpin oleh H. Mahmud Julkiram, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara.
Usai prosesi pelantikan, Menteri Agama menandatangani prasasti peresmian tujuh gedung baru Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di sejumlah wilayah di Maluku Utara. Gedung KUA yang diresmikan meliputi KUA Pulau Hiri, KUA Wasile Tengah, KUA Pulau Morotai, KUA Galela Selatan, KUA Mangoli Tengah, serta dua KUA lainnya yang telah selesai dibangun pada tahun anggaran berjalan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Amar Manaf, menjelaskan bahwa pembangunan kantor-kantor KUA tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
“Pembangunan kantor KUA ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pelayanan umat sekaligus mendukung mobilitas dan efektivitas kinerja aparatur di lingkungan Kementerian Agama,” ujarnya.
Amar Manaf juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama atas peresmian gedung-gedung KUA tersebut. Menurutnya, keberadaan kantor baru akan memberikan dampak positif terhadap pelayanan masyarakat di berbagai kecamatan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah kecamatan di Maluku Utara yang belum memiliki gedung KUA yang representatif. Oleh karena itu, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara akan terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur pelayanan keagamaan pada tahun-tahun mendatang.
“Dari aspek rentang kendali pelayanan umat, keberadaan infrastruktur kantor masih sangat dibutuhkan. Insya Allah pada Tahun Anggaran 2027 kami akan terus mengupayakan pembangunan KUA di sejumlah kecamatan yang belum memiliki kantor, termasuk di Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur,” ungkapnya.
Pembukaan GALATAMA II berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para imam, penyuluh agama, serta ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Maluku Utara.
Festival Gerakan Literasi Keagamaan (GALATAMA) II menjadi momentum strategis dalam memperkuat budaya literasi keagamaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkokoh moderasi beragama di Maluku Utara.







