Potret wartawan Mgn-news.com.
Mgn-news.com, Haltim – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bersama dengan para atlet Taekwondo dari klub Suara Faifiye menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Solidaritas untuk kemanusiaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Desember 2025, dimulai dari pukul 16.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT.
Aksi gabungan antara PMI dan Taekwondo Suara Faifiye ini menunjukkan sinergi positif dalam menggalang partisipasi masyarakat.
Ketua Markas PMI Halmahera Timur, Nurfat Hi Ma’bud, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kemanusiaan yang ditunjukkan, terutama oleh para atlet muda.
“Aksi ini adalah wujud nyata dari semangat kemanusiaan dan kepedulian yang harus kita tanamkan. Kami, PMI Bersama ade-ade atlet Taekwondo Suara Faifiye, kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Halmahera Timur yang telah menyisihkan rezeki mereka” ujar Nurfat.
Dari aksi solidaritas ini menurutnya atas nama kemanusiaan, pihaknya telah membuktikan bahwa jarak tidak akan menghalangi kita untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera yang sedang tertimpa musibah.
Dikatakannya Penggalangan dana ini difokuskan di dua lokasi utama yang ramai dilalui warga. Titik pertama, Perempatan Pos Polisi Desa Soagimalaha, dan titik kedua, Pasar Desa Sangaji.
“Di kedua lokasi tersebut, relawan PMI bersama adik-adik atlet Taekwondo Suara Faifiye turun ke jalan dengan membawa kotak donasi dan spanduk ajakan berdonasi, disambut baik oleh masyarakat yang antusias menyalurkan bantuannya” ucapnya.
Nurfat Hi Ma’bud, menyampaikan total dana terkumpul hingga Kamis 04/12/2025 mencapai 18.000.000 ( delapan belas juta rupiah) hasil Galang dana secara langsung dan via transfer dari para donatur
“Dana yang terkumpul akan segera disalurkan melalui jalur resmi PMI agar tepat sasaran dan benar-benar membantu meringankan beban penderitaan korban bencana” sambungnya.
Melalui PMI Halmahera Timur, pihaknya berharap bahwa aksi kecil dapat dapat menginspirasi komunitas dan kelompok lain untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi situasi bencana di mana pun di Indonesia. (red)







