HALTIM— PT ANTAM Tbk bersama tiga anak perusahaannya memperkuat komitmen pertambangan berkelanjutan di Maluku Utara. Langkah ini diwujudkan melalui aksi penanaman ribuan pohon hingga transplantasi terumbu karang dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Laut Sedunia 2026.

Aksi lingkungan yang mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future” ini melibatkan PT Nusa Karya Arindo (NKA), PT Sumberdaya Arindo (SDA), dan PT Feni Haltim (FHT). Selain penanaman pohon, ANTAM Group juga menggelar aksi bersih sampah plastik, rehabilitasi mangrove, serta konservasi laut.

CSR & ER Bureau Head PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara, Krisno Budiharto, menegaskan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Keberlanjutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis ANTAM. Melalui momentum ini, kami berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Krisno pada Kamis (2/7/2026).

Gunakan Metode Spider Web di Teluk Buli

Salah satu program utama dalam aksi ini adalah transplantasi terumbu karang di perairan Teluk Buli, Halmahera Timur. Sebanyak 15 unit media transplantasi berbentuk spider web (jaring laba-laba) dipasang di area perairan tersebut.

Metode spider web dipilih karena memiliki stabilitas yang tinggi terhadap arus dan gelombang laut. Karakteristik ini dinilai mampu meminimalkan sedimentasi sekaligus menyediakan ruang tumbuh yang optimal bagi koloni karang baru.

“Kami meyakini bahwa menghadapi tantangan perubahan iklim tidak hanya dilakukan melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui pemulihan ekosistem alami secara berkelanjutan,” tambah Krisno.

Dukung Target SDGs Nasional

Program berbasis ekosistem (ecosystem-based management) ini diharapkan dapat memulihkan habitat biota laut dan meningkatkan produktivitas perikanan pesisir komersial bagi masyarakat Haltim.

Secara global, inisiatif ANTAM Group ini dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah. Khususnya pada poin SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).