Istimewa.
Haltim– Ketua Komisi III DPRD Haltim, Ashadi Tajuddin menyoroti tuntutan warga Desa Subaim kepada PT ARA, terkait pembayaran Tali Asih yang belum juga tuntas.
Ia meminta kepada PT ARA untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik agar tidak ada warga yang jadi korban.
“Kami dari Komisi tidak menginginkan warga menjadi korban, karena keberadaan masyarakat sudah lebih jauh ada sebelum adanya PT ARA.” Ujaarnya melalui via whatsapp, Selasa (17/02/2026).
Menurutnya, pihak PT ARA dan Masyarakat setempat seharusnya duduk bersama-sama melakukan musyawarah untuk bisa mencapai kesepakatan bersama.
Ashadi juga akan meminta kepada inspektur pertambangan untuk mengkaji keberadaan IUP PT ARA, karena selama ini PT ARA selalu bermasalah dengan masyarakat.
“Pada dasarnya kami tidak menghalangi soal investasi, tetapi kami meminta kehadiran investasi itu jangan menyengsarakan masyarakat apalagi mengorbankan masyarakat,” Ungkapnya.
Meski keberadaan investasi itu dapat meningatkan pendapatan Masyarakat, tetapi menurutnya, kalau persoalan tersebut secara terus menerus terjadi maka harus di evaluasi.
“Persoalan PT ARA dan Masyarakat ini sudah sekian lama sampai sekarang tidak pernah habis” Sesalnya.
Ashadi menegaskan kepada PT ARA harus bersama dengan tokoh masyarakat agar menyelesaikan masalah Tali Asi dengan baik agar tidak lagi menimbulkan masalah dikemudian hari.
Diketahui, PT ARA hingga saat ini belum menyelesaikan Tali Asih warga Desa Subaim Halmahera Timur, mulai dari tahun Tahun 2025 sampai 2026.







