Bacan – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Selatan resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) II dan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) III di Aula Hotel Buana Lipu, Bacan, Jumat (17/7). Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Nilai, Memperkuat Khidmat dan Meneguhkan Kepemimpinan Menuju Ansor Masa Depan” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan kader-kader pemimpin Ansor yang berintegritas dan siap mengabdi.
PKD III diikuti 80 peserta yang telah terregistrasi dan akan menjalani seluruh rangkaian kaderisasi hingga prosesi pembaiatan. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026.
Syarif Abdullah, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Maluku Utara dalam sambutannya menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Dasar merupakan pintu masuk utama dalam proses pembentukan kader Ansor yang berkualitas.
“PKD merupakan gerbang awal dalam membentuk kader Gerakan Pemuda Ansor yang memiliki karakter kepemimpinan, kedisiplinan, loyalitas, serta komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. PKD bukan sekadar kegiatan kaderisasi formal, tetapi proses menempa mental, memperkuat wawasan kebangsaan, dan menyiapkan kader yang siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan organisasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan setiap proses pembelajaran selama pelatihan.
“Jadikan PKD ini sebagai ruang belajar, berproses, dan membangun semangat pengabdian. Kader Ansor harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga persatuan, serta hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial,” tambahnya.
Selain itu, Ketua PW GP Ansor Maluku Utara turut mengapresiasi pelaksanaan Konfercab II dan PKD III sebagai momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta melahirkan kepemimpinan yang visioner demi kemajuan GP Ansor di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Halmahera Selatan, KH. Lasengka Ladadu, saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan ruh dari keberlangsungan organisasi Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, seluruh peserta harus mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan agar mampu menjadi kader yang memiliki kapasitas keilmuan, kepemimpinan, dan pengabdian.
“Jadikan PKD ini sebagai momentum untuk memperkuat wawasan keislaman, kebangsaan, dan keorganisasian, sehingga setelah selesai mengikuti pelatihan, saudara-saudara mampu menjadi kader yang siap hadir di tengah masyarakat sebagai pelopor persatuan, penjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta penggerak kemaslahatan umat,” pesannya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat keberkahan.
“Semoga kegiatan ini menghasilkan kader-kader Ansor yang militan, berintegritas, serta mampu melanjutkan estafet perjuangan para ulama dan pendahulu Nahdlatul Ulama,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan Konfercab II dan PKD III ini, GP Ansor Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi kader yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus melahirkan generasi pemimpin muda yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.







