MABA – Kursi Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) hingga kini masih lowong. Jabatan strategis tersebut kosong setelah pejabat sebelumnya, Yusuf Thalib, resmi purna tugas per 1 Maret 2026.

Yusuf Thalib mengakhiri pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 15 tahun, di mana tujuh tahun terakhir ia habiskan sebagai juru bicara Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Haltim,Ricky Chairul Ricfhat, menyatakan bahwa pemerintah daerah tengah memproses pengisian kekosongan posisi tersebut.

Berbeda dengan sebelumnya, usulan pergantian kini dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) yang terhubung langsung dengan Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN).

“Karena sudah masuk ke manajemen talenta, maka tidak ada lagi asesmen manual. Seluruh data persyaratan sudah kami input ke dalam aplikasi SIMT, tinggal menunggu persetujuan dari BAKN,” ujar Ricky saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Ricky menjelaskan, penggunaan SIMT bertujuan agar proses seleksi berjalan lebih transparan dan objektif. Selain posisi Kabag Komunikasi, Pemkab juga mengusulkan pengisian jabatan Sekretaris Dispora serta sejumlah posisi eselon yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), seperti di Dinas PUPR, DKP, dan Dinas Pertanahan.

Nantinya, BAKN akan melakukan penilaian ketat berdasarkan rekam jejak kinerja, tingkat kehadiran, hingga kedisiplinan para kandidat. Hasil penilaian tersebut akan muncul dalam bentuk perankingan kualitas di aplikasi SIMT.

“Dari sistem perankingan tersebut, nantinya Pak Bupati yang akan memilih satu nama terbaik untuk segera dilantik,”

tambah pria yang akrab disapa Ko Iky ini.
Ia optimis hasil seleksi untuk posisi juru bicara pemkab tersebut akan keluar dalam waktu dekat.

“Targetnya paling lambat Mei nanti sudah ada hasilnya,” pungkasnya.