HALTIM – Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat harmoni, persatuan, dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Timur ke-23 Tahun 2026 di kawasan Alun-Alun Farasai Pendopo Ngaku Re Rasai, Sabtu (31/05/2026).

Upacara khidmat ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Halmahera Timur Ny. Hj. Sitinur Ubaid, Wakil Bupati Halmahera Timur, Wakil Ketua I TP PKK Halmahera Timur Ny. Ema Hujaema Anjas, dan Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, ST., MT. Turut hadir pula Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangaji beserta rombongan, Ketua DPRD Halmahera Tengah, Ketua dan Anggota DPRD Halmahera Timur, pimpinan OPD, Direksi BUMD PCM, pimpinan PT Antam Group, serta para tamu undangan lainnya.

Momentum Refleksi Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Ubaid Yakub mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Halmahera Timur yang telah memasuki usia ke-23 tahun. Menurutnya, momentum peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremoni tahunan. Agenda ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sejak daerah ini resmi berdiri sebagai daerah otonom.

“Dua puluh tiga tahun lalu, Kabupaten Halmahera Timur lahir dari semangat perjuangan, harapan, dan cita-cita besar masyarakat. Tujuannya untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, lebih adil, dan lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ubaid Yakub.

Ia menyampaikan bahwa di usia saat ini, Halmahera Timur terus menunjukkan perkembangan dan kemajuan positif. Berbagai indikator pembangunan mengalami peningkatan yang signifikan:

  •  Pertumbuhan Ekonomi: Sektor ekonomi daerah terus bergerak maju.
  •  Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur kini semakin merata.
  •  Pelayanan Publik: Kualitas layanan menjadi lebih efektif, transparan, dan responsif.

Makna Tema “Harmoni untuk Pembangunan Berkelanjutan”

Menurut Bupati, tema HUT Halmahera Timur tahun 2026 memiliki makna yang sangat penting bagi arah kebijakan daerah. Tema tersebut menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan fisik semata. Keberhasilan juga dinilai dari kemampuan masyarakat untuk bergerak selaras demi kesejahteraan bersama.

“Harmoni menjadi fondasi utama yang menyatukan berbagai kepentingan, potensi, dan sumber daya daerah agar pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan dari generasi ke generasi,” katanya.

Bupati menegaskan, Halmahera Timur memiliki modal besar melalui kekayaan alam, keberagaman budaya, serta potensi generasi muda. Oleh karena itu, harmoni harus diwujudkan dalam komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi, kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan pelestarian budaya.

Apresiasi untuk Pejuang Pemekaran dan Tokoh Daerah

Pada kesempatan tersebut, Ubaid Yakub menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para sesepuh, tokoh masyarakat, aktivis, serta pejuang pemekaran daerah.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Halmahera Timur, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang pemekaran yang telah meletakkan fondasi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Penghargaan juga diserahkan kepada para mantan Bupati Halmahera Timur atas kontribusi mereka di masa kepemimpinan masing-masing. Apresiasi serupa diberikan kepada tokoh adat, tokoh agama, TNI-Polri, ASN, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dunia usaha, insan pers, dan seluruh pihak yang terlibat membangun daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas daerah sebagai modal utama.

“Pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen daerah berjalan dalam satu irama dan semangat kebersamaan. Semoga di usia ke-23 tahun ini, Kabupaten Halmahera Timur semakin maju, masyarakatnya semakin berdaya, serta menjadi daerah yang damai,” Tutup Ubaid.