Festival Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) II Tingkat Provinsi Maluku Utara resmi dibuka di Lapangan Ngara Lamo, Salero, Kota Ternate, Selasa (6/7). Pembukaan festival dihadiri oleh yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Ketua Umum BP4, dan Ketua Umum Ittihad Persaudaraan Imam (IPI).

Sebelum Menteri Agama menyampaikan sambutan sekaligus membuka Festival GALATAMA II, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, terlebih dahulu memberikan sambutan. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Festival GALATAMA II merupakan bagian dari kreativitas dan inovasi program bidang pendidikan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara yang digagas oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Yamin Latief Tjokra.

Amar Manaf menjelaskan bahwa gerakan literasi madrasah di Maluku Utara telah dimulai sejak tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk membangun budaya membaca dan menulis di lingkungan madrasah. Menurutnya, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban dan kemajuan bangsa.

“Literasi, khususnya budaya membaca dan menulis, adalah kunci sebuah peradaban. Karena itu, dibutuhkan gerakan yang masif, semangat yang terus dijaga, serta kompetisi yang berkelanjutan agar kesadaran literasi tumbuh kuat di kalangan peserta didik madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Festival GALATAMA II menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan literasi di seluruh madrasah di Maluku Utara. Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Agama berharap mampu melahirkan generasi yang memiliki kemampuan literasi yang baik sekaligus berkarakter.

Amar Manaf juga menegaskan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas madrasah melalui berbagai program penguatan pendidikan, termasuk pengembangan budaya literasi.

“Kesadaran literasi di Bumi Maluku Utara harus terus digalakkan sejak dini di tingkat madrasah. Festival GALATAMA II merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan program prioritas Kementerian Agama di tingkat provinsi sekaligus membangun madrasah yang semakin berkualitas, unggul, dan berdaya saing,” tegasnya.

Festival GALATAMA II diharapkan menjadi penggerak lahirnya budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan madrasah serta memperkuat ekosistem pendidikan yang mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia di Provinsi Maluku Utara.