Sumber Foto: Postrimur (Istimewah).
Haltim – Kepala Polisi Sektor Wasile, AKP Mus Senen, angkat bicara terkait beredarnya informasi bahwa Waterboom yang berada di Desa Baturaja Kec. Wasile Kab. Halmahera Timur dijadikan ladang komersialisasi seks ilegal oleh pemilik berinisial F.
Menurut Mus sesuai informasi yang ia Terima dari Pemerintah Kecamatan bahwa, tempat tersebut tidak memiliki izin karena ada penolakan dari masyarakat sekitar.
“Sesuai penjelasan dari pak camat bahwa memang, Waterboom itu tidak memiliki izin karena mendapat penolakan dari masyarakat” ucap Mus, Selasa, 7/7/26.
Ia kemudian menanggapi terkait pengakuan dari salah satu perempuan malam yang mengungkapkan jika dirinya sering dicarikan langganan oleh pemilik berinisal F, di mana proses transaksi ketika para pelanggan tidak membawa uang cash dapat melakukan transfer ke rekening pemilik usaha.
“Jadi kalau ada laporan dari masyarakat langsung saja, sampaikan ke unit pelayanan kami biar kami tindak lanjuti” ungkap Mus.
Meski sudah ada bukti rekaman hasil wawancara bersama perempuan yang mengakui keterlibatan F, mus mengelak dengan mengatakan jika bukti tersebut tidak terlalu kuat.
“Kalau hanya sebatas bukti rekaman tidak terlalu kuat, baiknya langsung lapor saja ke unit pelayanan kami” ujar Mus.
Pernyataan tersebut patut dicurigai karena sikap tidak tegas seorang kapolsek yang menggap bukti rekaman belum bisa dijadikan bukti yang kuat, padahal jelas-jelas jika, informasi itu diakui langsung oleh para pelaku pekerja seks.
Selain itu, Mus menjelaskan jika ia bersama Pemerintah Kecamatan dan Danramil pernah melakukan Sidak di lokasi karena adanya laporan yang sama, hasil sidak tidak ditemukan adanya perempuan malam.
“Hasil sidak itu tidak ditemukan adanya perempuan malam maupun ada tamu yang menginap” ungkapnya.
Sebagai penegak hukum wilayah kecamatan seharusnya mampu mengerahkan pasukan agar lebih maksimal dalam investigasi terutama kinerja intelijen kepolisian yang bertugas mengumpul informasi agar dapat ditindaklanjuti sesuai hasil temuan di lapangan.







