Foto Bersama anak-anak Desa Galo-Galo dan Pengurus AMPP TOGAMMOLOKA MU (Foto: Hardi Cando)

MOROTAI—Setelah sekian kalinya, Asosiasi Pemuda Pelajar Mahasiswa (AMPP) Tobelo Galela Malifut Morotai Loloda Kao (TOGAMMOLOKA) Maluku Utara melaksanakan program pendidikan di pesisir dan pulau-pulau kecil di Maluku Utara. Ini giliran Kabupaten Morotai, Kecamatan Morotai Selatan, Desa Galo-Galo yang menjadi pilihan peluncuran program.

Program tersebut disinyalir sebagai bagian dari dukungan pertumbuhan pendidikan yang berkualitas, khususnya di daerah yang sulit dijangkau oleh kebijakan pemerintah.

Ketua AMPP TOGAMMOLOKA Maluku Utara, M. Iram Galela, mengatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, keprihatinan di sektor pendidikan merupakan hal yang utama. Pasalnya, kemajuan daerah tentunya didukung oleh pembangunan SDM.

Walaupun program AMPP saat ini masih menyasar pada sektor pendidikan nonformal, hal itu merupakan wujud nyata dukungan untuk kemajuan pendidikan yang harus disertai dengan segala medium pembelajaran, termasuk di luar pendidikan formal.

“Kita punya komitmen akan menjangkau beberapa desa di Maluku Utara, salah satunya Desa Galo-Galo, untuk melaksanakan program Pendidikan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Program ini mempunyai misi yang selaras dengan Konstitusi 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya saat melaksanakan kegiatan literasi di Desa Galo-Galo, Jumat (03/04/2026).

Senada dengan itu, Ketua Departemen Pendidikan AMPP-TOGAMMOLOKA MU, Suwarno A. Djabar, mengungkapkan bahwa potensi daerah khususnya di Pulau Morotai bukan hanya diperhatikan di sektor SDA seperti pariwisata yang mempunyai nilai ekonomis, melainkan juga di sektor SDM sejak dini.

“Itulah kenapa AMPP melihat Desa Galo-Galo yang indah harus didukung dengan potensi SDM yang mampu menjemput kemajuan daerah dengan pendidikan sejak dini,” tambahnya.

Adapun kegiatan yang dilakukan diantaranya:

  • Pembagian buku tulis dan pulpen
  • Kegiatan Fun learning bersama anak anak dibibir pantai Desa Galo-Galo.

Dari rangkaian kegiatan itu, Suwarno menyebutnya sebagai langkah awal memberikan motivasi sejak dini kepada anak-anak.