Foto: Kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBD-P3A) (Istimewa).
HALTIM– Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBD-P3A) berkomitmen meningkatkan kualitas hidup penduduk lanjut usia (lansia) melalui Sekolah Lansia.
Program ini bertujuan menciptakan lansia yang Smart (Cerdas), Sehat, Mandiri, Bermartabat, dan Produktif (SSMBP).
Kepala Dinas DP2KBD-P3A Kabupaten Halmahera Timur, Ihwan mengatakan tahun 2026 ini, Pemkab Haltim resmi meluncurkan 5 Sekolah Lansia yang tersebar di beberapa desa strategis.
“Kelima titik lokus sekolah lansia tersebut berada di Desa Gotowasi, Wailukum, Cemara Jaya, Dodaga, dan Kakaraino,” ucapnya, Senin (02/03/26) kemarin.
Menurutnya, dengan adanya sekolah ini, diharapkan lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu menjadi subjek yang tetap berkontribusi bagi keluarga dan lingkungannya.
Ihwan juga menyampaikan bahwa kurikulum yang diterapkan disekolah merujuk pada 7 Dimensi Lansia Tangguh.
Proses belajar di sekolah ini mengacu pada kurikulum komprehensif yang mencakup dimensi spiritual, kesehatan, psikologi, vokasional atau keterampilan, pendidikan, cinta alam, dan dimensi lingkungan.
“Kami ingin memastikan lansia kita sehat secara fisik dan mental, serta tetap produktif melalui keterampilan yang diajarkan,” ungkapnya
Ihwan menjelaskan bahwa dalam proses belajar mengajar dirancang menarik dan sesuai kebutuhan lansia, dengan frekuensi pertemuan satu hingga dua kali dalam seminggu.
Materi yang disampaikan meliputi edukasi gizi seimbang untuk menjaga kesehatan fisik, serta kegiatan fisik ringan berupa senam kesehatan lansia untuk menjaga kebugaran tubuh.
Output yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia terhadap kesehatan dan kehidupan sosialnya.
“Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian lansia dalam proses pembelajaran, pihak dinas merencanakan prosesi wisuda lansia yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Ikhwan mengungkapkan rencana dinasnya memperluas jangkauan program ini di tahun berjalan.
“Tahun ini, kami berencana memperluas cakupan sekolah lansia ke 10 kecamatan yang ada di Halmahera Timur, dengan menetapkan satu titik lokus desa per kecamatan,” jelasnya.
Menurut Ikhwan, hal ini bertujuan agar dampak positif sekolah lansia dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di wilayah ini.
“Dengan adanya sekolah ini, diharapkan lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu menjadi subjek yang tetap berkontribusi bagi keluarga dan lingkungannya,” cetusnya.







