Suryadi Gugun, Ketua Lembaga Pengawas Eksternal

Kegiatan ekonomi ekstraktif terlihat sangat akumulatif modal yang padat, sudah selayaknya menjadi pengarah arah bangun ekonomi wilayah di Kepulauan Halmahera. Sementara sisi suplai komoditi berbasis pangan terkesan muncul dari ketersediaan oleh pasar di luar daerah, bisa dikatakan bereaksinya surplus dari sektor pertanian mengalir ke Provinsi tetangga, pada saat permintaan meningkat.

Halmahera dalam kurun waktu yang lama sudah diketahui telah menjadi episentrum ekonomi di Maluku Utara, dalam belakangan ini dimana pertumbuhan ekonomi rata-rata diantara provinsi yang lain, Maluku Utara menguasai 75% kegiatan ekonomi.

Namun lagi-lagi, ini menjadi sarana dan akses yang kurang terintegrasi dalam aktivitas ekonomi, misalkan penduduknya yang tersebar di pulau kecil, dari fenomena singkat ini, kemana arah yg mesti di bangun agar inklusif.

Pertanyaan yang kini mendapat sebuah jawaban jalan keluar, yakni alternatif jalan Trans Kie Raha yang akan menjadi medan aktivitas ekonomi lintas wilayah yang ada di Halmahera, sehingga dapat mengakomodir kegiatan transaksi lintas pulau serta distribusi fiskal daerah bisa efektif.

Suryadi Gugun, Ketua Lembaga Pengawas Eksternal ( LPE ) wilayah Maluku Utara mengatakan bahwa Lembaganya ikut mendorong akselerasi ekonomi Maluku Utara lewat fasilitas infrastruktur yang sifatnya market activity ( aktivitas pasar ), serta interkoneksi di daratan zona-zona strategis di Pulau Halmahera, misalkan koridor penghubung Halmahera Tengah dan Timur, sebab disana ada masa depan baru bagi warga Maluku Utara.

“Dengan proses pekerjaan yang terlibat pula didalamnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku Utara, artinya semua hal sudah terkonfigurasi dengan baik, dan konstruksi untuk dilapangan akan diseriusi lebih dalam lagi, “ujar ketua LPE”.

Menurut Suryadi Gugun, langkah prioritas jalan Trans Kie Raha ini akan berhubungan langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum, sebagai suatu tanggung jawab baru yang didalamnya rubuan warga menitipkan suatu mimpi, artinya rasa apresiasi dan simpati yang luar biasa, atas nama Lembaga Pengawas Eksternal ( LPE) Maluku Utara dirinya siap bekerja sama dalam hal-hal yang menjadi konsentrasi bersama.

“Semua pihak akan menanti sebagaimana dan seperti apa wajah baru Pulau Halmahera, setelah dibukanya jalur Trans Kie Raha, pastinya semua khalayak bertanya-tanya, maka dari itu semua langkah edukasi yang penting untuk sering dipublikasi, agar seluruh lapisan masyarakat bisa memahami kemana arah dan tujuan dari proyek ini” pungasnya. (red)