Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Abubakar Abdullah
Ternate, Maluku Utara- Pendidikan Maluku Utara menjadi salah satu program prioritas di masa kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Hj. Sarbin Sehe.
Tak tanggung-tanggung, dukungan ini dilihat dari program seratus hari kerja Gubernur Sherly bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara yang dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) Abubakar Abdullah.
Abubakar melihat bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku Utara di sektor pendidikan masih sangat rendah sehingga perlu dipahami sebagai sesuatu yang vital sehingga ia berharap pendidikan perlu dimaknai sebagai pembangunan masa depan daerah.
“IPM pada sektor pendidikan di Maluku Utara pada tahun 2024 masih jauh dari standar nasional, yaitu 71,84 persen, dimana standar nasional 75.02℅ sehingga inilah yang diperhatikan oleh Ibu gubernur kita sebagai upaya menjawab tantangan tersebut melalui program pendidikan gratis dan beasiswa” jelas Abubakar, 16 Mei 2025.
Dalam mengimplementasikan program pendidikan gratis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara membutuhkan waktu 73 hari kerja untuk launching program tersebut, terhitung dari tanggal 2 Mei 2025 kemarin yang diresmikan oleh Wakil Gubernur Hj. Sarbin Sehe, program ini menyasar ke SMA dan SLB dengan total 36.838 siswa dan SMK sebanyak 9.000 siswa, dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 34 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Bagian lain, Sherly Tjoanda, selaku Gubernur Perempuan Pertama di Maluku Utara ini kembali menjawab IPM Maluku Utara dengan mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar 3 miliar, menunjukan perhatian serius sesuai visi menuju Maluku Utara bangkit, dengan mengait 27 Perguruan Tinggi di Malut 3 diantaranya adalah kampus Negeri yaitu Unkhair Ternate, Poltekkes Ternate, dan IAIN Ternate.
Dalam sambutannya Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa anggaran 3 miliar ini diperuntukan untuk beasiswa S1 dan beasiswa S2 untuk tahun 2025.
“2 miliar kita buka untuk beasiswa S1 dan 1 miliar lagi kita kaji dulu, apakah diperuntukkan untuk S2 atau S1 kedokteran” tutur Sherly, 17 Mei 2025 di lantai 4 aula Nuku Kampus Unkhair II.
Tak mau kalah dengan provinsi lain, spesialisasi tenaga kerja yang perlu didorong lewat pendidikan ini, Gubernur Sherly tetap optimis bahwa Maluku Utara sangat membutuhkan anak-anak mudah yang berprofesi sebagai dokter, ia menyampaikan kalau hal itu akan diperjuangkan dirinya.
“soal beasiswa kedokteran, saya tetap optimis, saya akan berupaya bangun komunikasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)” papar Sherly
Kecintaannya terhadap masyarakat Maluku Utara patut diapresiasi, meski banyak menuai kritikan, Sherly menunjukan kemampuannya dengan membangun negosiasi bersama pihak swasta untuk mendukung program beasiswa sebagai solusi di tengah-tengah efisiensi.
“saya sudah bertemu dengan pihak swasta untuk berbicara mengenai hal ini, masing-masing memberikan bantuan sebesar 1 miliar, sisa menunggu pembuatan nota kesepahaman” ujar Sherly
Meski tahun 2025 bantuan beasiswa masi diperuntukan untuk 7 kabupaten kota, yaitu; Kab. Halmahera Timur, Kab. Halmahera Utara, Kab. Halmahera Barat, Kab. Kepulauan Sula, Kab. Pulau Taliabu, Kota Ternate, Kota Tidore.
“Untuk Kab. Pulau Morotai, Kab. Halmahera Selatan, Kab. Halmahera Tengah sudah mendapatkan beasiswa dari Pemerintah mereka, bukan berarti kita tidak memprioritaskan tiga Kabupaten ini, yang pasti kuota buat mereka ada dan akan saya perluas agar sepuluh kabupaten/kota dapat tersalur secara merata” pungkas Sherly
Perhatiannya terhadap pendidikan Maluku Utara bukan hanya terbangun hari ini, teriring dengan kisah mendiang suaminya Benny Laos, yang sangat memprioritaskan hak-hak masyarakat akar rumput, Sherly menumbuhkan komitmen itu dengan percaya, bahwa lewat pendidikan cara terbaik menghapus kemiskinan struktural
“Saya percaya bahwa pendidikan merupakan satu-satunya cara untuk menghapus kemiskinan struktural masyarakat Maluku Utara” tutup Sherly (RED)







