Ilustrasi, Sumber Foto :Google.
Haltim – Pemerintah Daerah Halmahera Timur menyampaikan Realisasi Pendapatan Transfer atau Dana Transfer ke Daerah (TKD) menjelang akhir triwulan empat sudah mencapai angka yang baik.
Dilihat dari laporan Realisasi Anggaran dan Belanja Daerah pada tanggal 03 Desember 2025. Saat ini realisasi Pendapatan Transfer sudah hampir mencapai 100 persen atau dengan total serapan saat ini 91,52 persen.
Total pagu anggaran Pendapatan Transfer sebesar Rp 1.654.926.166.254 yang sementara telah direalisasikan sebesar Rp 1.514.643.141.416.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Timur, H. Joko Lelono Ridwan, SP, MM, mengatakan realisasi anggaran yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat ke pemerintah daerah itu yang belum direalisasikan adalah Dana Bagi Hasil (DBH).
Hal ini dikarenakan DBH untuk Pemkab Haltim belum disalurkan oleh pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut), menurutnya akan disalurkan secara bertahap.
“Utang tunggakan sampai 2024 sekitar 30 miliar itupun belum direkap secara keseluruhan, untuk di tahun 2025 biasanya keputusan gubernur itu di akhir tahun anggaran baru ditetapkan berapa besaran pemerintah Provinsi yang harus disalurkan”ucapnya Jumat (05/12/2025).
Selain DBH, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total pagu sebesar Rp 452.774.956.000 telah direalisasikan sebesar Rp 411.893.637.178 dan yang tersisa Rp 40.881.318.822 atau serapannya sudah mencapai 90,91 persen.
Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus dengan total pagu sebesar Rp 91.168.612.000 telah direalisasikan sebesar Rp 67.820.048.699 dan yang tersisa Rp 23.201.857.301 atau serapannya sudah mencapai 74,39 persen.
“DAK Fisik sudah mencapai angka 78,11 persen, dan untuk DAK Non Fisik mencapai angka 73,76 persen” berdasarkan data laporan yang diterima mgn-news.com.
Adapun Pendapatan Transfer yaitu dana Desa. Dari keterangan data tersebut tercatat untuk dana Tltotal pagu sebesar Rp 87.849.807.000, realisasinya sebesar Rp 59.095.706.958 dan yang tersisa Rp 28.754.100.042 atau serapannya sudah mencapai 67,27 persen.







