Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfhat (foto: Muhid)
HALTIM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Universitas Pertahanan (Unhan) untuk membangun sekolah vokasi di wilayah Halmahera Timur.
Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan keterampilan generasi muda lokal agar mampu terserap di berbagai sektor industri daerah.
Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfhat, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan menyelaraskan status Halmahera Timur yang kini ditetapkan sebagai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus kawasan perbatasan negara, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2015.
“Bupati Halmahera Timur berharap melalui silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan, akan terbuka peluang bantuan pembangunan sekolah vokasi,” ujar Ricky, Selasa (26/5/2026).
Menurut Ricky, sekolah vokasi tersebut nantinya akan difokuskan pada sektor-sektor krusial, meliputi pertambangan, pertanian, industri, peternakan, hingga perkebunan. Kehadiran pusat pendidikan ini diproyeksikan mampu menyinkronkan keberadaan PSN dengan ketersediaan tenaga kerja terampil yang berasal dari putra-putri daerah.
Langkah ini juga menjadi jawaban atas kendala yang selama ini dihadapi masyarakat lokal. Pasalnya, sejumlah perusahaan pertambangan dan industri di wilayah tersebut kerap menjadikan minimnya keterampilan sebagai alasan belum optimalnya penyerapan tenaga kerja asal Halmahera Timur.
“Dengan adanya sekolah vokasi ini, diharapkan anak-anak lokal dapat dididik menjadi tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri,” pungkasnya.







