MABA – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Halmahera Timur, Rabu (29/04/2026).

Dalam laporannya, Ubaid menyoroti lonjakan drastis pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai angka 70,67 persen.

Capaian ini menjadi lompatan besar dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang tercatat sebesar 3,6 persen. Tak hanya ekonomi, indikator kesejahteraan lainnya seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga merangkak naik ke angka 71,11, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan turun ke level 10,54 persen.

“Seluruh capaian kinerja ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh komponen masyarakat,” ujar Ubaid di hadapan forum paripurna.

Realisasi Anggaran 2025

Terkait postur APBD, Ubaid memaparkan realisasi pendapatan daerah menyentuh angka Rp1,67 triliun atau sekitar 96,77 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, dari sisi belanja daerah, terserap anggaran sebesar Rp1,68 triliun atau 76,92 persen dari total pagu Rp2,19 triliun.

Untuk urusan pembiayaan, penerimaan yang bersumber dari SILPA dan penerimaan kembali terealisasi hampir sempurna di angka 99,99 persen, yakni sebesar Rp457,5 miliar. Adapun pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1,5 miliar tuntas terserap 100 persen.

Evaluasi dan Sinergi ke Depan

Meski menunjukkan performa makro ekonomi yang impresif, Bupati Ubaid secara terbuka mengakui masih ada celah dalam proses pembangunan yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi publik. Ia memandang LKPJ ini sebagai instrumen evaluasi sekaligus penguat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan koreksi dari pimpinan serta anggota DPRD. Masukan tersebut sangat berharga agar pelaksanaan tugas eksekutif berjalan lebih efisien dan efektif,” tambahnya.

Dokumen LKPJ tersebut kini telah diserahkan kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Ubaid berharap rekomendasi yang lahir dari parlemen nantinya dapat menjadi kompas untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dan pembangunan Halmahera Timur pada tahun-tahun mendatang.