Ilustrasi penyaluran Insentif (Pexels.com/defrinomaasy)
Mgn-news.com, Haltim—Pagu anggaran program Insentif khusus pendeta, Imam, wakil Imam, guru sekolah minggu dan guru Tempat Pengajian Qur’an (TPQ) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 terbilang cukup fantastis dan telah direalisasikan dengan baik.
Program insentif yang melekat di Bidang Bagian Kesejahteraaan Rakyat (Kesra) Halmahera Timur (Haltim) ini merupakan program Bupati dan Wakil Bupati Haltim yang diperkirakan mengelontorkan anggaran sebesar Rp,4.604 400.000.
Kepala bagian (Kabag) Kesra Haltim, Muhammad Abdullah saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp menyebutkan, untuk realisasi anggaran dari APBD sebanyak 331 orang penerima insentif untuk imam dan pendeta, sedangkan untuk wakil imam sebanyak 155 orang, sementara untuk guru TPQ sebanyak 304 orang, kemudian guru sekolah minggu sebanyak 243 orang.
“Imam dengan pendeta lima ratus ribu per-bulan, tiga bulan sekali baru dibayar. guru TPQ dan guru sekolah minggu tiga ratus ribu per-bulan namun satu tahun baru bayar, untuk wakil imam empat ratus ribu per-bulan, tiga bulan sekali baru bayar semua-nya telah disalurkan” Sebutnya pada kamis (25/12/2025).
Abdullah juga menyampaikan total rincian pagu anggaran Insentif untuk imam dan pendeta sebesar Rp, 1.986.000.000, sedangkan guru TPQ dan guru sekolah minggu Rp, 1.897.200.000, kemudian wakil imam Rp, 739.200.000.
“untuk rincian dari total pagu anggaran bagi Imam dan pendeta, satu miliar sembilan ratus delapan puluh enam juta, guru TPQ dan guru sekolah minggu, satu miliar delapan ratus sembilan puluh tujuh juta dua ratus ribu, sedangkan untuk wakil imam tujuh ratus tiga puluh sembilan juta dua ratus ribu” Ucapnya.
Ia juga menambahkan, terkait jumlah penerima Insentif pada tahun 2025 ada penambahan sehingga sebagian penerimaan Insentif khususnya di Kecamatan Maba mendapatkan penyaluran dari PT. Antam.
“Ada dua puluh TPQ dan sekolah minggu yang ada di kecamatan Maba di bawah tanggungjawab PT. Antam karena ada Sinerji antara Pemda Haltim dengan pihak PT. Antam, hal ini sudah berjalan selama tiga tahun sehingga total empat milyar lebih itu untuk satu tahun anggaran APBD dan pihak Antam menyalurkan diluar dari APBD sebagai bagian dari kerja sama tersebut” Tambahnya.







