Desa Lolobata, Diambil Dari Potret Udara

 

Wasile Tengah, Maluku Utara-Program Air bersih Desa Lolobata merupakan program kebutuhan dasar yang sampai hari ini belum dinikmati oleh warga desa secara maksimal, terutama di RT 05 dan 06 yang masuk daerah dataran tinggi.

Kepala Desa Lolobata Arif Robo, dalam menyikapi masalah air bersih, saat didatangi wartawan MGN-news.com menyatakan masalah air bersih menjadi prioritas Pemerintah Desa Tahun 2025.

“Air bersih untuk desa Lolobata ini menjadi kebutuhan dan prioritas pemerintah desa, karena itu kami menganggarkan pada dua titik” tandas Arif, 20 Mei, 2025

Ia menyampaikan strategi menyelesaikan masalah air bersih secara bertahap, terutama pada titik-titik yang sudah masuk dalam pembahasan pemerintah desa.

“titik satu dari RT 01 sampai RT 0 4 dan titik dua RT 05 hingga RT 06. Dua titik ini dilakukan secara bertahap, titik 1 dengan total anggaran 56.850.000. 00 masuk dalam tahapan pertama, titik dua dengan anggaran 72.215.000.00 masuk dalam tahapan ke dua” jelas Arif

Kades Lolobata mengaku untuk tahapan mengatasi akses air bersih oleh masyarakat kini sudah mencapai 80 persen yang berhasil dilakukan.

“untuk masalah air bersih tahapan ke satu pengadaan air bersih sudah sekitar 80 persen” ujar Arif

Sementara itu, dalam penelusuran media ini mengungkapkan fakta bahwasanya, masyarakat belum menikmati air bersih sebagaimana yang dijelaskan, air bersih khususnya di RT 04, sebagai titik satu dan masuk realisasi anggaran tahap satu yang menurut Arif selalu Kepala Desa sudah mencapai 80 persen, sayangnya hanya terdapat satu titik mata kran dan saat ini macet total.

Dan untuk RT 05 dan 06 daerah dataran tinggi belum tersentuh sama sekali dari Pemerintah Desa karena masuk dalam alokasi anggaran tahapan kedua.

Arif mengakui kalau masalah air bersih ini pemerintah desa diperhadapkan dengan masalah teknis, sehingga ia koordinasi kembali dengan pihak penanggung jawab yang menangani pekerjaan tersebut

“memang belum terlalu maksimal untuk debit air yang jalan sebagai kebutuhan dasar warga, karena masih ada kendala teknis soal penjaringan pipa. Maka saya sudah koordinasi dengan penanggung jawab (penjaringan pipa) harus rubah jalur, yaitu harus ada satu jalur khusus lagi untuk RT 04 supaya wilayah RT 04 itu tidak berpengaruh ke wilayah RT.01 dan 02” tutur Arif

Arif juga menghimbau masyarakat Desa Lolobata apabila akses bersih yang sudah dibangun dan kedepan sudah selesai sepenuh agar sama-sama menjaga fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah desa, mengingat ini adalah aset desa, yang dimiliki secara bersama.

“saya berharap setiap program pemerintah desa yang untuk kemaslahatan orang banyak kita harus memikul tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan air bersih sebagai sarana mencukupi kebutuhan dasar kita” tutup Arif