HALTIM — Pemadaman listrik secara mendadak melanda wilayah Kecamatan Kota Maba sejak sore pukul 15:30 WIT hingga malam hari pukul 21:15 WIT. Hal ini mengakibatkan aktivitas domestik masyarakat terhambat ditambah hilangnya jaringan komunikasi seluler.
Hingga berita ini diturunkan, warga setempat masih meraba-raba mengenai penyebab pasti gangguan massal tersebut. Pihak PT PLN (Persero) Kecamatan Kota Maba belum memberikan penjelasan resmi terkait kendala teknis yang sedang terjadi.
Sejumlah warga mengeluhkan sikap PLN yang dinilai tidak profesional. Pasalnya, pemadaman yang berlangsung selama hampir 6 jam ini terjadi tanpa adanya informasi atau imbauan dini kepada pelanggan.
“Kami sama sekali tidak menerima pemberitahuan sebelumnya. Pemadaman ini sangat tiba-tiba,” ujar Jais, salah seorang warga Desa Sangaji saat dikonfirmasi, Kamis (20/05/2026.
Jais mengaku telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada petugas operasional lapangan. Namun, upaya tersebut membentur dinding keras lantaran pemadaman listrik secara otomatis ikut melumpuhkan pemancar sinyal (BTS) Telkomsel di wilayah mereka.
“Saya sudah mencoba menghubungi beberapa petugas PLN melalui panggilan telepon, tetapi tidak ada yang terhubung. Jaringan Telkomsel langsung hilang total saat listrik mati, jadi kami tidak bisa mendapat jawaban apa-apa,” tambah Jais dengan nada kecewa.
Dampak dari pemadaman ini meluas ke berbagai sektor kehidupan warga. Selain memutus akses komunikasi seluler dan aplikasi pesan singkat WhatsApp, ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro juga mengeluhkan terhentinya seluruh pekerjaan domestik yang bergantung pada daya listrik.
Warga berharap pihak PLN segera mengatasi kerusakan tersebut dan memperbaiki sistem mitigasi informasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.







