Tiga kandidat Rektor UNUTARA saat a penyampaian visi-misi, (Foto: Muhid Bayan).

TERNATE – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi menggelar penyampaian visi dan misi calon rektor di Aula Kampus UNUTARA, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate, pada Rabu (21/10/2026). 

Momentum ini akan mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya UNUTARA membuka bursa pencalonan rektor sejak kampus tersebut berdiri empat tahun lalu.

Ada tiga nama calon rektor yang siap bersaing menahkodai kampus UNUTARA. Ketiga kandidat tersebut adalah Dr. Halid Hasan Minabari, Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd., dan Sunaidin Ode Mulae. 

Masing-masing calon memaparkan gagasan strategis dan komitmen program kerja di hadapan civitas akademika.

Kandidat pertama, Dr. Halid Hasan Minabari, mengusung visi “Menjadikan Unutara Berdaya Saing di Bagian Timur Indonesia”. menurutnya visi tersebut merupakan komitmen strategis untuk menjadikan unutara sebagai pusat unggulan akademik yang relevan, inovatif, dan unggul regional. 

Visi dari Halid tersebut ditopang oleh tiga misi utama, yaitu, 

  1. Memacu kinerja, akselerasi kerja civitas akademika melalui program yang terfokus pada daya saing akademik.
  2. Membangun kemitraan. membangun kerja sama lintas sektor demi percepatan ketercapaian institusi.
  3. Evaluasi berkelanjutan. monitoring kerja berkala dan perbaikan program fleksibel untuk program yang terukur.

Sementara itu, Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd., juga tampil membawa tiga visi utama. 

Profesional dan Membangun masyarakat kepulauan yang shaleh, moderat, cerdas dan unggul.

Berbasis Riset. Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Berlandaskan ASWAJA. Menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan dan pendidikan. 

Adapun misi yang akan dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut diantaranya. 

  1. Menyelenggarakan, mengembangkan, dan membina pembelajaran ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang bermutu berbasis masyarakat kepulauan dan kemajemukan.
  2. Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian yang inovatif berbasis masyarakat kepulauan dan kemajemukan.
  3. Menyelenggarakan dan mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, berbasis masyarakat kepulauan dan kemajemukan untuk kesejahteraan dan kemanusiaan.

Kandidat ketiga, Sunaidin Ode Mulae, juga menawarkan visi “Menjadi Universitas Unggul dalam Pengembangan Riset, IPTEKS, dan Budaya, Berkarya Bersama Ilmu Pengetahuan, Berjiwa Wirausaha, dan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.”

 

Visi besar ini dijabarkan ke dalam lima misi utama yang mencakup aspek keunggulan regional, komitmen berkarya lewat riset inovatif, kolaborasi bersama ilmu, penanaman jiwa wirausaha, serta penguatan karakter Islami berbasis Aswaja An-Nahdliyah.

  1. Unggul. Kekuatan dan peluang untuk berkiprah di kawasan regional dalam riset, teknologi, seni dan budaya.
  2. Berkarya. Ilmu berbasis riset inovatif yang berdampak pada kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.
  3. Bersama Ilmu. Kolaborasi riset dan pengetahuan bersama masyarakat untuk kemajuan dan keunggulan bersama. 
  4. Berjiwa Wirausaha. Optimisme, inovasi, kemandirian, integritas, dan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan.
  5. Ahlisunnah Waljamaah. Jujur, amanah, disiplin, profesional, beradab, moderat, berkeadilan, dan menjadi panutan. 

Penyampaian visi-misi sebagai tahapan pemilihan rektor ini berjalan dengan lancar dan menjadi babak baru bagi perkembangan serta arah masa depan pendidikan tinggi di UNUTARA. (AMB)